Museum Robot Sains yang direncanakan di Seoul akan menjadi hal spektakuler di pameran pertamanya, yaitu pembangunan yang dilakukan sendiri dengan bantuan robot. Sangat keren, tapi juga sangat menyenangkan. Siapa tau kalau beberapa tahun yang akan datang mungkin robot yang membangun sendiri sebuah bangunan akan menjadi hal yang lumrah. Dalam hal ini, Korea nantinya hanya sebagai pelopor saja.
Ide awal dari konstruksi robot ini datang dari Arsitek Melike Altinisik, perusahaan Turki yang telah memenangkan kompetisi untuk mendesain museum. Proposal mereka mengambil bentuk berbentuk telur yang tertutup panel yang dapat diangkat ke setiap tempatnya menggunakan lengan robot.
“Mulai dari desain, manufaktur, hingga konstruksi akan dilakukan oleh robot”, tulis perusahaan tersebut ketika mereka mengumumkan telah memenangkan kompetisi. Tapi jujur saja, hal tersebut cukup berlebihan. Bangunan itu jelas dirancang oleh orang-orang berbakat di MAA, meskipun dengan bantuan komputer. Tapi saat proses desain, mereka sudah membayangkan bahwa robot yang akan melakukannya..

Berdasarkan arsitektur dunia, semua bagian gedung akan dirancang secara digital, dan robot akan mencetak, merakit, mengelas, dan memoles bagian luar. Setelah itu, robot tersebut akan meletakkannya ketempatnya masing-masing. Dasar tanahnya akan diproduksi melalui 3D printer.
Selama ini, projek seperti itu harus dikerjakan oleh manusia. Hal ini juga bisa menjadi sebuah contoh bahwa proses tersebut juga dapat dilakukan oleh robot dan komputer.
Konstruksi sendiri akan dimulai pada tahun 2020, kemudian gedung tersebut akan resmi dibuka pada tahun 2022 sebagai cabang Seoul Metropolitan Museum.







