
Berkencan di umur 20an emang benar-benar beda dibandingkan berkencan di umur 30an. Ketika kamu berumur 20an, kamu fokus untuk bersenang-senang aja. Kamu nggak mencari yang terlalu serius dalam hubungan. Jujur aja, deh. Tapi, ketika di umur 30an, semuanya berubah. Kamu nggak lagi berkencan hanya untuk status- siapa yang punya waktu buat itu? Kamu lebih mencari kepastian, mungkin juga menikah dan membangun rumah tangga. Tapi, walaupun hubungan jangka panjang bukan pilihan terakhirmu, kamu sering enek dengan stereotip banyak orang.
Tapi, sefrustasinya kamu melihat orang-orang di sekitarmu pada nikah dan punya anak, sedangkan kamu menghabiskan malam sabtu mu berkencan dengan nggak bersemangat, ternyata banyak lho keuntungan berkencan di umur 30an. Kamu biasanya lebih merasa terjamin pada dirimu sendiri. Ditambah lagi, kamu lebih bijaksana dan memiliki banyak pengalaman, dimana kamu pasti udah tau banget deh apa yang kamu mau dan apa yang nggak di dalam hidup, termasuk memilih pasangan.
Untuk membantu kamu yang masih pada kebingungan, kita bakal kasih kamu 8 tips berkencan di umur 30an dari dua narasumber yaitu Julie Spira (online dating expert dan digital matchmaker) dan Camille Virginia (Master Offline Dating) dengan perspektif yang berbeda pula. Yuk, simak!
1.Ketahui dengan jelas apa yang kamu mau:

Virginia mengatakan bahwa hal penting yang pertama kali harus kamu lakukan yaitu tau dengan jelas apa yang kamu mau. Hubungan di masa lalu yang nggak begitu baik bisa jadi membantu kamu menentukan apa yang nggak kamu inginkan di pasangan, dimana nantinya kamu juga lebih mudah menentukan apa yang kamu mau dipasanganmu, kan? Virginia juga menyarankan fokus kepada seseorang yang memiliki sifat baik. Ya, nggak dipungkiri juga kalau kita menginginkan pasangan yang cakep, tapi pada akhirnya yang terpenting adalah kepribadian.
“Kita tertarik pada hal yang kita pikirkan. Jadi, jangan buat pemikiran seperti “aku nggak suka orang tukang bohong’ “, ujar Virginia. Karena, pada akhirnya kamu akan tertarik dengan pasangan yang tukang bohong. Fokus aja sama sifat-sifat baik yang kamu inginkan di pasanganmu.
2.Nyatakan niatmu dari awal:

Untuk menghindari waktumu terbuang dan kelewat baper dengan orang yang salah, Spira menganjurkan untuk membicarakan niatmu dari awal. Kalau tujuan kamu adalah menikah dan memulai rumah tangga, jangan takut untuk menyatakan hal tersebut di awal.
Ya, memang bisa dibilang itu adalah hal yang cukup “berani”, tapi Spira mengatakan hal tersebut merupakan cara yang terbaik untuk memasarkan kriteria hubungan yang hatimu inginkan.
Virginia juga setuju tentang masalah ini, tapi ia menganjurkan untuk membahas masalah ini di kencan pertama. “Melakukan hal tersebut ada seninya”, ungkapnya. “Kamu nggak mau kan duduk dengan orang lain di kencan pertama dan membuat mereka kayak lagi di interview”, lanjutnya. Malah seharusnya, bikin dia penasaran dan utarakan pertanyaan dengan cara yang unik agar bisa membantu kamu untuk tau juga tujuan mereka seperti apa.
3.Terbuka untuk berkencan dengan seseorang yang bukan tipemu

Umur 30an merupakan waktu yang tepat untuk mengencani orang baru diluar tipemu. Kamu nggak pernah tau lho nantinya hubungan tersebut akan seperti apa, mungkin aja lebih nyambung, ya kan? “Saya menganjurkan kepada klien saya untuk keluar dari zona nyaman mereka, dimulai dengan tanpa perlawanan. Biasanya hal tersebut menjadi kejutan manis ketika kita menikmati berkencan dengan orang yang bukan tipe kita”, ungkap Spira.
Itu dia kenapa Virginia sangat menekankan untuk fokus terhadap kepribadian daripada fisik, nih. “Ketika kamu melihat orang dari kepribadiannya, mereka bisa saja hadir dengan hal-hal yang kamu nggak duga sebelumnya”, ungkapnya. “Kalau kamu tetap fokus menilai dari fisik, maka kamu bisa saja ketemu dengan orang baik tapi kamu menyianyiakannya”, lanjutnya.
4.Rileks, jangan terlalu tertekan.

Berkencan di umur 30an bisa jadi membuat kamu dikelilingi banyak tekanan untuk membuat semua hal harus jelas. “Saya selalu mengatakan kepada para lajang di umur 30annya untuk tidak hanya fokus terhadap umurnya,” ungkap Spira. “Banyak yang khawatir kalau nantinya mereka nggak akan bisa memiliki anak dan hidup mereka akan “kadaluarsa” ketika beranjak umur 39. Cinta nggak punya tanggal kadaluarsa. Banyak pasangan yang bisa memiliki anak atau melakukan adopsi dan merasa keinginannya terpenuhi”, lanjutnya.
Virginia menambahkan bahwa selama kamu melakukan hal yang bisa membantu menemukan pasangan yang pas, seperti tau dengan jelas apa yang kamu mau, bertemu orang lain dan banyak lagi, kamu aman-aman aja. “Menunggu kesempatan yang pas dan percaya hal itu akan muncul di waktu yang pas”, ungkapnya.
5.Jangan peduli dengan aturan berkencan.

Mungkin, Kamu udah banyak banget dengar mengenai aturan berkencan. Seperti tunggu tiga hari untuk menelepon si doi hingga aturan jangan mengajak pasangan duluan. Mending buang aja deh aturan itu jauh-jauh! “Peraturan yang terbaik yang saya tawarkan adalah jangan menunggu orang yang sempurna karena manusia nggak ada yang sempurna”, ujar Spira.
6.Bersosialisasi dan tingkatkan kepercayaan diri:

“Sebagai manusia, kita adalah makhluk sosial. Kita ditakdirkan untuk dikelilingi oleh banyak orang dan berinteraksi dengan orang banyak”, ungkapnya. Tapi, namanya juga zaman udah semakin maju, teknologi pun mengambil alih dan terkadang kita udah lupa gimana caranya bersosialisasi.
Jadi, melatih bahasa tubuhmu dan skill berkomunikasi bisa menjadi senjata untuk membantu memikat jodohmu. Tapi, bukan hanya sekedar bagaimana kamu berinteraksi dengan orang lain, tapi juga bisa meningkatkan kepercayaan dirimu. Berkencan dengan orang baru jadi lebih mudah kalau skill bersosialisasi udah oke.
7.Membuka diri kepada orang baru di keseharianmu

“Walaupun aplikasi kencan online telah terbukti efektif membantu banyak orang bertemu dengan kekasihnya, kamu akan melewatkan kesempatan menemukan calonmu di kehidupan sehari-hari jika kamu bergantung kepada aplikasi kencan online seutuhnya”, ungkap Virginia.
Kamu bisa aja diajak kenalan di bandara, cafe, toko buku, dimanapun! Jadi, jangan menutup diri, ya.
8.Dengarkan hatimu

Diatas semuanya, mendengarkan hatimu adalah kunci paling penting ketika berkencan di usia 30an.
“Hati kita selalu mengarahkan kita ke hal yang benar. Tapi, di umur 20an kita nggak selalu siap untuk mendengarkannya”, ujar Virginia. Kamu mungkin udah bekerja keras untuk membuat hubunganmu berhasil dengan seseorang yang kamu tau bukan yang terbaik. Tapi sekarang, dengan banyaknya hubungan yang telah kamu lalui, kamu bisa dengan jelas mendengarkan kata hatimu melalui tanda-tanda yang muncul, jadi kamu nggak akan merasa menyianyiakan waktu dengan orang yang salah.