Pernah sadar nggak kalau kita sebenarnya gampang banget terdistraksi tentang hal-hal penting di hidup kita. Jadwal dan rutinitas yang sibuk cenderung membuat pikiran kita terpecah belah.

Ketika suatu hal nggak berjalan sesuai dengan apa yang kamu mau, seringnya karena kamu kehilangan fokus akan hal yang penting di hidup.
Hal terbaik dalam hidup nggak datang dengan mudah, dan gagal memperhatikan dirimu sendiri adalah jalan yang pasti ke dalam kehidupan yang biasa saja. Seperti yang Socrates katakan , “The unexamined life isn’t worth living”.
Pengamatan Socrates juga bisa diterapkan ke dalam bisnis. Eric Schmidt, mantan CEO Google mengatakan, “Kita menjalankan perusahaan ini berdasarkan pertanyaan, bukan jawaban”.
Kehidupan dan bisnis berjalan berdasarkan pertanyaan, bukan jawaban. Kamu harus lebih sering menanyakan kepada dirimu apakah kamu sudah di tujuan ataupun arah yang benar.
Banyak prinsip hidup yang perlu diulang-ulang. Kita butuh pengingat bahwa hal tersebut membantu kita untuk fokus terhadap prinsip.
1.Kesuksesan berawal dari kegagalan:
Kamu nggak pernah mengalami kesuksesan sampai kamu belajar untuk menerima kegagalan. Sebenarnya, kesalahanmu membantumu menuju kesuksesan dimana kamu bisa tahu apakah kamu di jalan yang benar atau nggak.
Ide terbesar biasanya datang ketika kamu merasa sangat frustasi dan pikiranmu lagi buntu. Perasaan frustasi tersebut memaksa kamu untuk berpikir secara beda, untuk melihat solusi yang nggak terpikirkan sebelumnya.
Kesuksesan dibutuhkan kesabaran dan kemampuan untuk menjaga perilaku baik walaupun kamu lagi menderita untuk mencapai apa yang kamu mau.
2.Menjadi sibuk bukan berarti produktif

Lihat deh orang-orang disekitarmu. Mereka semua kelihatan sibuk banget, kan? Bolak-balik meeting hingga balasin email yang nggak kunjung henti.
Sukses nggak datang dari aktivitas dan pergerakan yang terlihat banyak, tapi datang dari fokus dan memastikan waktumu dipergunakan dengan efisien dan produktif.
Kamu mendapat waktu yang sama dengan orang lain. Gunakan waktu tersebut sebaik-baiknya. Pastikan usahamu menghasilkan hasil yang baik.
3.Pastikan kamu dikelilingi oleh orang-orang yang mendukungmu
Ada baiknya kamu berjuang agar kamu dikelilingi oleh orang-orang yang menginspirasimu dan orang yang memotivasi kamu untuk lebih baik. Tapi, apa jadinya kalau ternyata kamu dikelilingi oleh orang-orang yang membuat motivasi kamu hancur?
Siapapun yang membuatmu merasa nggak berarti, sering khawatir atau nggak menginspirasi udah bikin waktumu terbuang. Dan bisa aja nantinya kamu menjadi terbawa oleh sifat mereka, lho. Hidup ini terlalu pendek untuk berteman dengan orang-orang seperti itu, guys!
4.Kamu hidup di kehidupan yang kamu buat sendiri

Inget ya, kamu bukan korban dari keadaan. Nggak ada lho yang memaksamu untuk membuat keputusan yang bertentangan dengan nilai dan aspirasimu.
Keadaan hidup yang kamu jalani ini adalah milikmu dan kamu yang membuatnya. Begitu juga dengan masa depan, hal tersebut juga ada di tanganmu. Kalau kamu merasa nggak berkembang, mungkin itu karena kamu takut mengambil resiko untuk mencapai mimpi dan tujuanmu.
Ketika akan melakukan sesuatu, selalu ingat bahwa lebih baik berada dibawah tangga yang ingin kamu panjat daripada berada di atas tangga yang nggak kamu inginkan.
5.Ketakutan adalah sumber penyesalan nomor satu
Jangan pernah takut untuk mengambil resiko, ya. Kamu sering nggak bertanya-tanya pada diri sendiri, apa hal paling buruk yang bisa terjadi padamu. Apakah tersebut akan membunuhmu?
Hal yang terburuk yang bisa terjadi padamu adalah membiarkan batinmu tersiksa ketika kamu masih hidup. Hal tersebut bisa terjadi karena ketakutan dan penyesalan yang belum sempat kamu lakukan di dalam hidup, lho.
6.Kamu nggak perlu nunggu permintaan maaf untuk memaafkan

Hidup akan berjalan mulus jika kamu melepaskan dendam dan memaafkan walaupun mereka nggak meminta maaf. Kedendaman di masa lalu tanpa disadari bisa merusak kebahagiaan masa depan, lho. Kebencian dan kemarahan adalah racun yang menghancurkan kegembiraan di dalam hidup.
Selain itu, rasa dendam juga dapat membuat kita merasa stres yang mana bisa membahayakan kesehatan. Riset dari Emory University mengatakan bahwa stres berkontribusi dalam penyakit darah tinggi dan penyakit jantung, lho. Yuk, saling memaafkan.
7.Hidup di masa sekarang.
Perasaan bersalah nggak bisa mengubah masa lalu, sebaliknya, perasaan khawatir juga nggak bisa mengubah masa depan. Nggak mungkin kamu bisa bahagia kalau pikiranmu nggak fokus dengan masa yang kamu jalani saat ini. Maka dari itu, berdamailah dengan masa lalu sehingga kamu bisa menjalani masa depan lancar. Dan tak lupa juga untuk nggak mengkhawatirkan masa depan secara berlebihan, ya.
8.Harga dirimu harus datang dari dalam

Ketika rasa senang dan kepuasan berasal dari membandingkan-bandingkan dirimu dengan orang lain, tandanya kamu nggak lagi “menguasai” takdirmu. Ketika kamu merasa senang terhadap hal yang kamu lakukan, jangan biarkan pendapat orang merusak perasaanmu.
Memang menghiraukan perkataan orang emang susah banget. Tapi, setidaknya kamu jangan sampai membandingkan dirimu dengan orang lain, ya. Apapun yang orang lain pikirkan tentangmu, harga diri selalu datang dari dirimu sendiri, lho.
9.Hidup ini hanya sebentar

Nggak ada yang bisa memastikan adanya esok hari. Maka dari itu, kita harus memastikan kita tahu apa yang penting dalam hidup, bagaimana kita menghabiskan waktu dan bagaimana kita memperlakukan orang lain.
Hidup yang baik berasal dari pemikiran yang baik pula.
10.Perubahan akan selalu ada, maka hadapilah

Kamu harus menerima perubahan dengan tangan terbuka, ya. Banyak juga orang-orang yang takut menghadapi perubahan dengan cara mengabaikannya. Padahal, bisa saja sebuah perubahan dapat mengantarkanmu ke hal yang lebih baik.
Jangan takut keluar dari zona nyaman:
tetap fokus dan menanyakan pertanyaan yang sulit bisa menjadikanmu nggak nyaman. Tapi, kita nggak akan bisa belajar dan berkembang jika selalu “nempel” dengan apa yang membuat kita nyaman.






